INI DIA INFOBRANDNASIONAL KENALIN BRAND YANG GA PERNAH REDUP DARI DULU HINGGA SEKARANG !!, KINI KEMBALI MENGGUNCANG DUNIA DENGAN KELUARAN COLLABORASI MODEL TERBARU DARI “VANS X TRAVIS BARKER SKOOL” SEPATU ELEGAN COCOK DISATUIN DENGAN OUTFIT SANTAI KAMU.
1.) Vans x Travis Barker Old Skool

Vans x Travis Barker Old Skool, yang sering disebut sebagai edisi “Dues Paid”, adalah kolaborasi resmi antara Vans dan drummer Blink-182, Travis Barker, yang dirilis pada 23 Oktober 2025. Sepatu ini didesain secara personal oleh Barker dan menggabungkan elemen punk rock, skate, dan tato yang ikonik
Desain & Grafis Utama:
Vamp (Bagian Depan): Terdapat bordiran bertuliskan “Dues Paid” dengan font gothic, yang melambangkan kegigihan dan warisan kerja keras Barker.
Foxing (Sisi Sol): Terdapat motif kawat berduri (barbed wire) yang melingkar, merujuk pada tato ikonik Barker.
Heel (Tumit): Menampilkan logo Travis Barker dengan gaya ransom note (huruf acak ala surat penculikan), sama seperti logo pada peralatan drumnya.
Lidah Sepatu: Memiliki grafis logo radio, merujuk pada tato di bagian dada Travis.
Upper: Menggunakan kombinasi bahan kanvas kokoh (canvas) dan suede berkualitas tinggi untuk daya tahan dan tekstur.Collar (Kerah): Padded collar (kerah berlapis busa) untuk kenyamanan dan dukungan pergelangan kaki.
Laces: Tali sepatu berbahan katun (cotton laces) berwarna hitam.Warna: Didominasi oleh warna hitam klasik (black/white) dengan aksen putih pada Sidestripe dan bordiran.Outsole: Menggunakan sol luar waffle khas Vans (waffle pattern) yang memberikan daya cengkeram (non-slip).
Detail Tambahan:
Metal Eyelets: Lubang tali sepatu berbahan logam.
Aglets: Terdapat sentuhan aglet krom pada ujung tali sepatu.
Koleksi: Tersedia dalam ukuran unisex
SI BRO GA CUMA KELUARIN 1, TAPI ADA LAGI COLLABORATION LAIN YANG MENARIK !
2.) Vans Croospath

Vans Crosspath (sering disebut sebagai MTE Crosspath) adalah lini sepatu fungsional dari Vans yang dirancang khusus untuk penggunaan di luar ruangan (outdoor), petualangan ringan, dan kondisi cuaca tidak menentu. Sepatu ini memadukan gaya sneaker klasik dengan teknologi tangguh
(1.) Desain dan Material Upper (Bagian Atas)
Water-Repellent (Tahan Air): Bagian atas dilapisi dengan teknologi DWR (Durable Water Repellent) yang mampu menahan cairan dan menjaga kaki tetap kering dari gerimis atau genangan air ringan.
Bahan Ramah Lingkungan: Upper dibuat dari kombinasi textiles dan bahan daur ulang (seperti mesh PET daur ulang) serta suede.
Ripstop Mesh: Menggunakan material ripstop yang kokoh dan tahan sobek.
Perlindungan Ekstra: Dilengkapi dengan pelindung jari kaki (toe
(2.) Outsole (Sol Bawah) dan Traksi
Vibram® Outsole: Sepatu ini menggunakan sol Vibram (terutama pada varian Crosspath XC) yang terkenal tahan lama dan memberikan traksi maksimal di medan tidak rata, seperti tanah atau bebatuan.
All-Terrain Grip: Pola tapak dirancang khusus untuk cengkeraman optimal di berbagai permukaan cuaca.
Material Regeneratif: Sebagian sol luar terbuat dari karet alam
(3.) Midsole dan Kenyamanan
UltraCush™ Cushioning: Menggunakan busa EVA UltraCush pada midsole untuk bantalan yang nyaman, ringan, dan menopang kaki sepanjang hari.
Fit yang Diperbarui: Desain disesuaikan untuk kenyamanan trail (jalan setapak) dengan ruang jari kaki yang lebih
(4.) Fitur Tambahan
Speedlace System: Sistem penguncian tali cepat (bungee lacing) dengan klip untuk kemudahan pemakaian dan penyesuaian di saat darurat.
Pull Tabs: Terdapat tarikan di bagian tumit (easy-on pull tabs) untuk mempermudah memakai sepatu.
Reflective Detail: Lapisan reflektif pada beberapa varian untuk
(5.) Varian Spesifik (Crosspath vs Crosspath XC GORE-TEX)
Vans Crosspath XC GORE-TEX: Menggunakan teknologi GORE-TEX Invisible Fit untuk jaminan tahan air total dan breathability (bernafas) yang lebih baik.
Vans Crosspath (Standard): Water-resistant, ideal untuk cuaca ringan.
(3.) VANS MARY JANE LOWPRO (STYLE 95 REISSUE) & VANS SUPER LOWPRO (SERIO STYLE 84)
Vans Mary Jane Lowpro dan seri Super Lowpro adalah dua interpretasi moderen dari gaya retro yang berfokus pada siluet ramping (low-profile). Keduanya menggabungkan estetika klasik tahun ’80-an dan ’90-an dengan kenyamanan modern, namun memiliki perbedaan mendasar pada inspirasi desain dan detail material.
Seri ini didasarkan pada Vans Style 93 yang pertama kali dirilis tahun 1994, menghadirkan kembali nuansa grunge 90-an dengan pendekatan yang lebih feminin.
Kesan: Feminin, retro, dan edgy.
Siluet: Low-profile (profil rendah) khas sepatu flat/mary jane.
Upper: Umumnya menggunakan bahan kanvas kokoh atau premium tweed.
Fitur Utama: Strap tunggal atau ganda (tergantung rilisan) dengan buckle/hook-and-loop di atas kaki.
Detail: Rubber toe cap (ujung karet) yang khas untuk daya tahan.
Insole & Midsole: Dilengkapi cushioned insole untuk kenyamanan sepanjang hari.
Outsole: Rubber waffle outsole khas Vans.


Vans Super Lowpro (Serio Style 84)
Seri ini adalah reka ulang dari Serio Style 84, sepatu lari/atletik Vans dari era ’80-an yang dirancang ulang untuk gaya hidup modern. Ini lebih ramping daripada Mary Jane Lowpro standar.
Kesan: Sporty, retro, dan sangat ringan (lightweight).
Siluet: Sangat ramping, dekat ke tanah (super low-profile), terinspirasi dari sepatu vintage track.
Upper: Kombinasi bahan kulit (leather), suede, dan/atau sintetis.
Fitur Utama: Dual hook-and-loop straps (dua strap velcro) untuk pemasangan yang mudah dan kencang.
Detail: Sidestripe (garis samping) yang dibordir (embroidered) untuk tampilan yang halus, seringkali dilengkapi dengan detail perforasi retro.
Insole & Midsole: Menggunakan EVA midsole dan wedge untuk bantalan yang sangat ringan, serta OrthoLite® foam insole.
Outsole: Rubber waffle outsole yang grippy.
(4.) VANS KNU SKOOL
Vans Knu Skool adalah interpretasi modern dari gaya klasik tahun 90-an yang ikonik, didesain ulang dengan estetika chunky (besar/tebal) namun tetap mempertahankan akar skateboarding Vans. Sepatu ini pertama kali lahir pada tahun 1998 dan dirilis kembali pada 1 Juni 2023 di Indonesia
- Desain Puffy/Chunky: Ciri khas utamanya adalah lidah sepatu (tongue) yang tebal, kerah empuk, dan siluet yang lebih lebar secara keseluruhan dibandingkan Vans Old Skool konvensional.
- Material: Bagian atas (upper) menggunakan kombinasi suede kokoh dan kanvas, memberikan ketahanan tinggi.
- 3D Sidestripe: Logo garis samping ikonik Vans didesain ulang menjadi lebih besar dan tebal, berbentuk 3D (timbul).
- Tali Sepatu: Menggunakan tali sepatu tebal dan berukuran besar (chunky laces) untuk menambah kesan retro 90-an.
- Sol Luar (Outsole): Menggunakan sol karet vulkanisir khas Vans dengan pola waffle klasik yang memberikan cengkeraman (grip) dan fleksibilitas tinggi.
- Fitur Tambahan: Dilengkapi dengan heel pulls (tarikan tumit) untuk memudahkan pemakaian.
- Kenyamanan: Bagian dalam yang lebih tebal dan empuk memberikan kenyamanan ekstra dan dukungan pergelangan kaki yang lebih baik dibandingkan model slimline.
- Tipe: Umumnya merupakan low-top unisex, cocok untuk gaya streetwear maupun skateboarding.
Secara singkat, Knu Skool adalah perpaduan antara gaya retro “fat” 90-an dengan kenyamanan modern, ditandai dengan detail-detail yang “membesar”.











Leave a Reply